Teman-teman ku...

Tampilkan postingan dengan label my history. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my history. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2009

Rencana yang indah



*
**
Tuhan itu baik

Dia Sangat mengasihi ku

Dia punya rencana yang
indah bagi hidup ku
*
**
Rangkaian kalimat itu aku tulis dalam halaman depan alkitab ku sekitar 5 tahun yang lalu saat aku sudah tamat SMA dan tak tau mau kemana, dalam kegalauan, kebimbangan dan kekhawatiran ku torehkan pena dengan penuh keyakinan dan iman yang mau percaya pada rencanaNya yang indah.

Untuk mewujudkan rangkaian kalimat itu ternyata tak semudah menggoreskan tinta dalam pena dan menoreh untaian kata diatas kertas, ada airmata yang mengiringi, ada kerikil tajam yang menusuk, ada semak duri mencabik-cabik yang membuat hati ku berdarah dan rapuh.

*Tebing yang curam itu harus tetap ku daki*

Berjalan menelusuri kota-kota mengejar asa meraih mimpi ternyata tak semudah yang ku bayangkan, memohon bantuan orang-orang terdekat, menjatuhkan surat lamaran, mengunjungi tempat-tempat yang diharapkan bisa memberikan secercah cahaya terang tak kunjung membuahkan hasil, aku tak meminta pekerjaan yang tinggi dikantor yang tinggi, mewah dan serba wah dan gaji yang wah...wah...juga ;D aku hanya meminta padaNya pekerjaan kecil yang menurut ku standar untuk ijazah yang ku peroleh bahkan pekerjaan sekecil apapun ku jalani asal tidak bertentangan dengan FirmanNya.

Tahun-tahun berlalu....

Apa yang tak pernah ku bayangkan apa yang tak pernah ku pikirkan, itu yang Tuhan sediakan.

Setelah dua kali mengikuti pelamaran CPNS (yang pertama gagal) aku dinyatakan lulus tanpa biaya atau istilah sekarang 'amplop' dan tentunya saat itu dibarengi dengan belajar karena Tuhan gak mau melihat anakNya hanya mengandalkan mujizat sehingga malas untuk berjuang, Tuhan ingin bekerja sama dengan kita melakukan perkara besar.

Besarnya karya Tuhan tak terukur hanya saat aku memperoleh pekerjaan...
Kuasa Tuhan sangat besar, berkat yang sangat besar yang menurut ku itu terlalu kecil bagiNya. Ia mau melakukan yang lebih dan lebih besar lagi dalam hidup kita, asal kita tak mengenal kata putus asa dan terus berjuang bersamaNya, Ia mau bekerja sama denganMu melakukan pekerjaan besar yang tak terselami pikiran mu...

" Ketika satu pintu berkat tertutup, pintu yang lain dibukakan.
Tetapi
acapkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup
sehingga tidak
melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita "


Sekarang baru ku sadari kenapa dulu Tuhan tidak mengabulkan doa ku, karena Dia tau mana yang terbaik bagi ku, saat ini aku tak kan ragu tuk ber asa, menggantungkan mimpi-mimpi setinggi bintang, kan ku taruh harapan ku ditanganNya, aku percaya rencanaNya indah...



Rabu, 27 Mei 2009

Roh Kudus dan Doa 10 Malam


Hal yang sering kita perhatikan dan sepertinya terjadi di sebagian besar GPI adalah saat doa 10 malam gereja atau rumah tempat ibadah dipenuhi oleh jemaat (banyak jemaat yang hadir) kenapa? karena mereka tau bahwa Roh Kudus itu penting dan akan menjadi sayap kita kelak ketika sangkakala berbunyi.


yang menjadi pertanyaan kenapa abis doa 10 malam jemaat yang banyak hadir dalam doa 10 malam itu berkurang dan berkurang dengan pasti pada saat ibadah rutin lainnya?

dimana Roh Kudus yang sudah mereka terima itu? atau mereka sama sekali tidak menerimanya? (ku harap tidak……^o^)

Gak ada yang salah jika kita begitu bersemangat mengikuti doa 10 malam dan berdoa dengan berapi-api (di penuhi Roh Kudus) malah itu yang di kehendakiNya.

Sekali lagi kenapa abis doa 10 malam semangat itu berkurang? (untuk sebagian orang yang sudah di penuhi Roh Kudus saat doa 10 malam itu)

ada sebagian orang berkata karena dalam doa 10 malam ada urapan Roh Kudus karena Tuhan sudah berjanji untuk memberikanNya (di hari yang lain Tuhan juga memberikan lho... cobalah memintaNya pasti Dia akan memberikan.... dijamin!!!!!), kalo untuk ibadah rutin malas karena :

• Ibadahnya kurang enak; (berikan 'penyedap' gimana biar enak)
• Bahasanya gak ngerti; (panggil penerjemah kali ya hehehe canda deh.... cari ide dong....gimana biar semua ngerti)
• Kolot; (ambil bagianlah untuk berkarya dihadapaNya jangan cuma omong doang)
• Kurang bersemangat; (mulailah dari diri sendiri)
• Khotbahnya gak mengena karena HT nya banyak yang belum bertobat jadi malas dengarinnya gak respek deh.... (tugas kita untuk mendoakannya bukan malah mundur * kita yang rugi dong*)
• dll

Sedikit kesaksian dari ku :

Dulu sekitar 7-8 tahun yang lalu aku bukanlah sapa2 dihadapanNya, aku sama sekali gak mengenalNya (tapi Dia kenal aku dong ^o^), sekolah minggu jarang, SMP sama sekali gak pernah ke Gereja, SMA kelas 2 baru mulai datang ke Gereja meskipun aku berasal dari keluarga/ortu jemaat GPI tapi aku gak seperti teman2 lain di GPI yang dari kecil udah terbiasa dengan GPI.

Singkat cerita saat pembabtisan tahun 2002 (tanpa dihadiri ortu karena saat itu mereka belum bertobat…. hiks...... menyedihkan bukan?) aku ikut dengan berbekal sedikit pengetahuan tentang Alkitab, saat itu aku merasa jamahan Tuhan dan tiap minggu aku mulai rajin ke gereja yang kata orang “kolot” ini (disanalah aku merasakan arti kehadiranNya di hidup ku, disanalah Tuhan memproses ku sampai sekarang).

Tiba doa 10 malam, entah hari yang ke berapa dengan bermodal sama sekali gak ngerti apa itu Roh Kudus he..he…he… saat berdoa aku merasa ada seperti aliran listrik yang mengalir di sekujur tubuh ku… saat itu aku berdoa dengan suara pelan karena belum ngerti merangkai kata dalam berdoa…(hi…hi…hi….jadi malu…).

Tuhan mendengar kerinduan hati ku padaNya (mesti saat itu doa ku masih sangat “polos” hi…hi…hi…), Bapak Pdt J. Pasaribu menumpangkan tangan, saat itu aku merasa aliranNya semakin kuat ditambah dengan hembusan angin surgawi dan cahaya yang terang benderang dan sangat terang dan ada suatu sukacita yang tidak terkatakan saat bertemu denganNya, saat itulah aku percaya Tuhan itu nyata dan Roh Kudus itu benar-benar ada (aku berjanji untuk setia kepada Nya selamaNya).

Awal sebuah pertobatan (di gereja GPI yang masih butuh banyak koreksi yang membuatnya semakin kokoh) Rintangan silih berganti…. duri2 tajam kerap kali menusuk sendi2 kehidupan, kerikil-kerikil tajam menusuk kaki saat melangkah bersamaNya…

Tahun-tahun berlalu doa 10 malam setiap tahun terjadi dan lawatan Roh Kudusnya tiap hari terjadi.

Tiap hari ku dituntunNya agar tidak menyerah walau terkadang menyerah juga tapi tak pernah ditinggalkanNya anak-anakNya jatuh tergeletak.

Gereja yang kata orang “kolot” (
marilah kita sama2 menambahi bumbu2 didalamnya tanpa harus merubah jenis masakan) ini telah melahirkan satu jiwa dihadapanNya.

Jadi siapa bilang ini Gereja ini cuma gereja turun temurun yang gak bisa menghasilkan jiwa, dengan bertobatan ku ini ada teman aku yang dari gereja lain juga ikut bertobat dan sekarang keluarga ku dengan sebuah proses panjang berlahan tapi pasti mulai dipulihkanNya.

Aku berharap ibadah 10 malam ini semua anak-anakNya dipenuhi Roh Kudus dan meninggalkan cara hidup lama yang sia-sia, berjalan dan berjuang, menatap kedepan memandang hari depan yang indah dihadapanNya.

Tentunya bukan hanya pada saat doa 10 malam ini saja tapi tiap hari kita mau dipenuhi Roh Kudus dan tentunya berbuah menghasilkan buah-buah yang baik di hadapanNya.

Terima kasih Tuhan, kuatkan kami selalu untuk berdiri kokoh dihadapan Mu… amin.

Rabu, 18 Maret 2009

ku tak akan menyerah...


Dalam s'gala perkara Tuhan punya rencana

(Tuhan maaf... aku sering marah pada Mu karena aku merasa perkara yang kuhadapi tak sanggup ku jalani)


Yang lebih besar dari semua yang terpikirkan

(Namun ternyata apa yang tak pernah terpikirkan oleh ku itu yang Kau sediakan bagi ku)

Apa pun yang Engkau perbuat

(kau memiliki rancangan di hidup ku)

tak ada maksud jahat

(dan aku tau itu adalah rancangan yang mendatangkan damai sejahtera)

Sbab itu kulakukan, semua denganMu Tuhan.

(dan aku mau berjalan bersama mu melakukan perkara yang besar)

R e f f :

Ku tak akan menyerah pada apapun juga.

(aku ingin menjadi orang yang kuat Tuhan........)

Sebelum kucoba semua yang kubisa

(Menantang hidup dan berjuang)

Tetapi ku berserah kepada kehendakMu

(berdiri kokoh dihadapan Mu)

Hatiku percaya Tuhan punya rencana

(karna ku percaya Hidup ku indah ditangan Mu Tuhan..............)