18 September 2011
Adalah hari ulang tahun ku, tak ada pesta, tak ada kue bahkan tak ada kado... Tengah malam aku hanya bisa menangis dan setelah puas dengan hasil mata yang sembab, aku tertidur!!! Saat aku terjaga dipagi hari dan sampai malam datang tak banyak yang bisa ku lakukan, rasanya begitu berat... Ingatan-ingatan ku terhadap bapak terus berputar... begitu sukar untuk dihentikan. Ulang tahun bagi ku menjadi tidak berarti apa-apa lagi, kesedihan yang mendalam membuat ku lupa bagaimana caranya untuk tersenyum di hari ulang tahun (ulang tahun pertama tanpa bapak).
***
Hari-hari berlalu dengan sangat hambar....
Namun... doa, dukungan dan semangat dari orang-orang sekeliling ku membuat ku berlahan-lahan mulai bergerak menapaki setapak demi setapak jalan yang sempat terhenti tuk ku jalani, aku menyadari bahwa terlalu lama larut dalam kesedihan hanya akan membuat ku jauh dari mereka, orang-orang yang saat ini masih ada dan sangat mengasihi ku. Mengasihi diri sendiri ternyata hanya akan membuat ku terluka semakin parah.
Pelan-pelan aku mulai belajar untuk kembali tersenyum, menatap hidup dan berjuang...
SEMANGAT...!!!
Terimakasih buat doa dan dukungan dari kalian smua, aku mengasihi kalian semua... :)





