Teman-teman ku...

Senin, 13 April 2009

TERLUKA

Bapa........ hati ku sangat terluka, mungkin ini semua kesalahan ku, aku terlalu menaruh harapan kepada seseorang yang baru aku kenal, Bapa menerima kenyataan ini adalah satu hal paling sulit dalam hidup ku, Bapa aku merasa kehadirannya dihidup ku adalah untuk membalut hati ku yang pernah tergores, aku mengira dia adalah malaikat yang kau utus bagi ku, Aku pernah menanyakan padanya apa dia sudah punya seseorang dihatinya dan dia bilang tidak punya Bapa, tapi ternyata dia boong Bapa.

Bapa........ aku sangat terluka.......... aku memang tak banyak mengenalnya tapi Bapa aku terlanjur menaruh harapan bagi dia, meski dia tidak tau hal itu, Bapa setelah ini mungkin gak ada lagi tawa ceria dibibir ku untuknya, gak akan ada lagi canda ceria ku untuknya... semua sudah terungkap Bapa.

Hari ini pil pahit itu harus aku telan.... Bapa kuatkan aku... aku harus tetap melangkah Bapa... aku gak boleh terpuruk... sudah terlalu banyak beban yang harus ku pikul, aku gak mau jatuh disini Bapa.... kuat kan aku Bapa..... aku akan menjadi teman yang baik buatnya mesti semua tidak akan pernah sama Bapa.

Terima kasih Tuhan buat hari-hari ku bersamanya...
Terima kasih Tuhan Kau tlah ungkapkan semuanya....

hiks....hiks......hiks.......

4 komentar:

  1. Dibalik semua peristiwa yang kita alami selalu ada rencana Tuhan yang indah..Ketika kita berduka maka didepan pintu telah berdiri suka cita. Ketika kita TERLUKA maka tangan Tuhan jua yang memulihkan. Artinya, mengucap syukurlah senantiasa padaNya baik didalam suka dan duka..Teruslah Ito menulis untuk memberitakan kasih dan Injil Jesus kepada banyak orang melalui blogmu ini. GBU. Salam : gr.s.Napitupulu.

    BalasHapus
  2. Makasih ya pak... Luka ini memang saat ini terasa sakit pak, tapi aku percaya ini semua akan membuat ku semakin kuat di hadapanNya. ya kan pak....
    hiks...hiks....hiks....

    BalasHapus
  3. Mungkin Luka yang terburu-buru!!!

    BalasHapus
  4. meybe...!!!
    & luka yang terburu-buru sembuh jg smoga!!!!!

    BalasHapus